Primadona Kolektor: Ninja 2-Tak Super KIPS Kian Diburu, Ini Bedanya dengan Ninja KIS

MEDAN – Motor sport legendaris 2-tak, Kawasaki Ninja 150 M/SS/R/RR Super KIPS, kini semakin diburu kolektor otomotif. Selain desain sporty dan suara khas 2-tak, teknologi Super KIPS menjadi faktor utama yang membuat motor ini unggul. Tak heran, harga unit yang masih original kini terus meroket dan menjadi incaran pecinta motor klasik.

Super KIPS sendiri merupakan pengembangan dari sistem KIPS (Kawasaki Integrated Power-valve System). Teknologi ini berfungsi mengatur aliran gas buang agar tenaga mesin lebih optimal di berbagai putaran. Hasilnya, akselerasi terasa lebih responsif, tenaga lebih merata, dan performa jauh lebih agresif dibanding generasi sebelumnya.

Perbedaan Ninja KIS dan Super KIPS
Teknologi Katup Power Valve

Ninja KIS menggunakan sistem KIPS generasi awal.

– Ninja Super KIPS menggunakan sistem yang lebih modern dan responsif, menghasilkan tenaga lebih optimal.

Performa Mesin

Ninja KIS memiliki tenaga yang lebih halus namun tidak seagresif Super KIPS.

– Ninja Super KIPS memiliki akselerasi lebih cepat dan tenaga lebih “galak”, terutama di putaran menengah hingga atas.

Desain dan Tampilan

Ninja KIS umumnya memiliki desain lebih klasik dengan fairing sederhana.

– Ninja Super KIPS tampil lebih modern, sporty, dan aerodinamis.

Tahun Produksi

Ninja KIS diproduksi lebih awal, sekitar awal hingga pertengahan 1990-an.

– Ninja Super KIPS diproduksi setelahnya hingga awal 2007-an sebelum akhirnya dihentikan.

Nilai Kolektor

Ninja KIS tergolong langka dan diminati kolektor tertentu.

– Ninja Super KIPS lebih populer dan memiliki pasar kolektor yang lebih luas, dengan harga yang terus meningkat.

Kini, baik Ninja KIS maupun Super KIPS sama-sama memiliki nilai historis tinggi. Namun, Ninja Super KIPS lebih diminati karena performa yang lebih buas dan tampilan yang lebih modern, menjadikannya simbol kejayaan motor sport 2-tak di Indonesia.

Saat ini, harga Ninja 2-tak Super KIPS bervariasi tergantung kondisi dan keaslian. Untuk unit standar dan terawat, harga bisa mencapai Rp25 juta hingga Rp50 juta, bahkan untuk kondisi istimewa dan full original dapat menembus di atas Rp100 juta. Kelangkaan unit, ditambah statusnya sebagai motor ikonik, menjadikan Ninja 2-tak bukan hanya kendaraan, tetapi juga aset koleksi bernilai tinggi.

Di berbagai komunitas otomotif, Ninja 2-tak Super KIPS bahkan disebut sebagai “raja 2-tak” yang sulit tergantikan. Meski produksi telah lama dihentikan, popularitasnya justru semakin meningkat. Bagi para kolektor, memiliki Ninja 2-tak bukan sekadar hobi, melainkan simbol prestise dan kecintaan terhadap sejarah otomotif. (SU/PS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here