Demi Menciptakan Masyarakat Lifestyle New Normal, Mahasiswa/i KKN UNRI Gelar Sosialisasi dan Pembagian Tempat Cuci Tangan

SAMOSIR – Dosen pembimbing lapangan dan mahasiswa/i Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program kuliah kerja nyata (KKN) bertemakan “Balek Kampung” di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, 22 Agustus 2021. Program kuliah ini berlangsung kurang lebih 40 hari dengan beragam kegiatan yang dilaksanakan di tengah masyarakat Desa Tanjungan.

Salah satu program kegiatan mahasiswa/i KKN adalah pembagian tempat cuci tangan serta melakukan sosialisasi lifestyle new normal di sekolah dan 3 gereja yang ada di Desa Tanjungan. Kegiatan ini berawal dari pemikiran mahasiswa/i KKN yang melihat bahwa kurang nya tingkat kepedulian masyarakat terhadap pentingnya lifestyle new normal.

Kegiatan ini juga tidak lepas dari Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Ibu Sri Wilda Albeta, S.Pd., M.Pd selaku pembimbing lapangan mahasiswa/i KKN Universitas Riau 2021 yang mendorong para mahasiswa/i untuk dapat menjadi pelopor masyarakat dalam menciptakan lifestyle new normal.

“Kegiatan ini kami laksanakan agar masyarakat dapat paham bahwa ditengah kondisi pandemi Covid-19 penting bagi masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan,” kata ketua KKN UNRI 2021 Desa Tanjungan, Syahputra Siringo-ringo.

Setelah selesai melakukan pembagian tempat cuci tangan maka mahasiswa/i lanjut untuk melakukan sosialisasi mengenai lifestyle new normal kepada masyarakat di gereja dan sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat, pemuka agama maupun Kepala Desa Tanjungan.

“Kami berterimakasih kepada adik-adik mahasiswa/i yang telah berinisiatif memberikan tempat cuci tangan ini karena memang disaaat masa pandemi sangat diperlukan menjaga kebersihan di lingkungan gereja kami ini,“ kata Pendeta Gereja GBI Desa Tanjungan.

“Saya sebagai Kepala Desa Tanjungan, mendukung program mahasiswa/i KKN UNRI 2021 yang telah berinisiatif memberikan tempat cuci tangan sekaligus sosialisasi mengenai life style new normal kepada masyarakat, karena hingga saat ini banyak masyarakat desa yang acuh tak acuh mengenai penting nya menjaga kesehatan, oleh karena itu kami harap selesainya kegiatan ini dapat membuat masyarakat berubah dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” Ungkap Kepala Desa Tanjungan, Bapak Donator Situmorang. (SU/PS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here