Pelajar Jepang Ciptakan “Smart Bra”, Hanya Bisa Dibuka dengan Sidik Jari Pasangan

MEDAN – Jepang kembali menarik perhatian dunia teknologi setelah seorang pelajar memperkenalkan inovasi wearable unik berupa bra pintar yang hanya dapat dibuka menggunakan sidik jari pasangan. Prototipe ini viral di media sosial karena menggabungkan teknologi biometrik dengan pakaian intim, sesuatu yang jarang ditemui dalam pengembangan wearable tech.

Inovasi tersebut diberi nama “Smart Intimacy Lock”, diciptakan oleh Yuki Aizawa, seorang mahasiswa yang aktif di komunitas maker dan teknologi independen di Jepang. Berbeda dari bra konvensional yang menggunakan kait manual, bra pintar ini dilengkapi sensor sidik jari biometrik yang hanya merespons sidik jari pasangan yang telah terdaftar sebelumnya.

Cara kerjanya menyerupai sistem fingerprint pada ponsel pintar. Sensor kapasitif akan membaca sidik jari yang tersimpan di sistem dan hanya akan membuka mekanisme penguncian jika kecocokan terdeteksi. Apabila sidik jari lain mencoba membuka, sistem secara otomatis tetap terkunci demi menjaga keamanan dan privasi pemakai.

Perangkat ini dinilai sebagai terobosan baru dalam dunia wearable technology, karena tidak hanya menitikberatkan pada fungsi kesehatan atau kebugaran, tetapi juga pada aspek privasi, kepercayaan, dan kontrol personal. Kehadirannya memunculkan diskusi luas tentang bagaimana teknologi biometrik mulai merambah ke ranah pakaian sehari-hari yang bersifat sangat personal.

Meski menuai perhatian besar, Smart Bra ini masih berstatus prototipe dan belum diproduksi secara massal. Aizawa mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan teknis yang harus disempurnakan, seperti daya tahan baterai, ketahanan terhadap air dan keringat, serta kenyamanan pemakaian dalam jangka panjang sebelum produk ini bisa dipasarkan ke publik. (SU/PS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here