
MEDAN – Yamaha Mio Sporty generasi awal dengan kode 5TL kini kembali menjadi primadona di pasar motor bekas. Motor matik yang pertama kali dirilis pada pertengahan 2000-an ini mendadak naik daun karena dianggap sebagai salah satu ikon skutik Jepang yang melegenda. Tak hanya sebagai alat transportasi, Mio 5TL kini banyak dicari sebagai motor koleksi.
Mio 5TL dikenal sebagai seri paling awal dari keluarga Mio, dengan desain yang simple, ringkas, dan bobot yang sangat ringan. Keunggulan utamanya berada pada mesin 113 cc yang responsif, konsumsi bahan bakar yang irit, serta durabilitas yang sudah terbukti lebih dari satu dekade. Selain itu, handling Mio 5TL disebut sangat nyaman untuk pengendara baru maupun wanita, sehingga motor ini memiliki basis pengguna yang sangat besar di era kejayaannya.
Para kolektor menilai bahwa Mio Sporty 5TL memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan pelopor tren skutik di Indonesia. Komponennya yang masih dominan mekanis, bodi yang ramping, serta sparepart yang mudah ditemukan membuat motor ini mudah direstorasi menjadi kondisi original pabrik. Beberapa unit yang benar-benar original bahkan kini dilepas dengan harga yang lebih tinggi dari pasaran motor matik sekelasnya.
Selain keunggulan teknis, faktor estetika juga menjadi alasan popularitasnya kembali melejit. Ada beberapa warna yang menjadi incaran utama para kolektor, yaitu:
- Kuning (Yellow) yang dianggap paling ikonik dan langka.
- Merah Cabe (Red Chili) yang dikenal mencolok dan berkarakter sporty.
- Biru (Blue) yang menjadi warna favorit karena identik dengan ciri khas Yamaha.
Unit dengan kelir asli pabrik dan stiker original kini menjadi komoditas paling diburu, terutama jika kondisi cat masih mulus dan mesin belum pernah turun. Banyak kolektor rela membeli unit dengan harga lebih tinggi asalkan keasliannya terjaga.
Dengan tren motor klasik yang semakin meningkat, Mio Sporty 5TL diprediksi akan terus mengalami kenaikan pamor. Para penggemar otomotif bahkan menyebut motor ini sebagai “calon legenda skutik” yang nilainya akan semakin tinggi di kemudian hari, terutama untuk unit yang masih original dan terawat. (SU/PS)










