Penjualan Mobil Bekas Anjlok Drastis Sepanjang 2025, Pedagang Mulai Keluhkan Sepinya Pembeli

Foto: Ilustrasi mobil bekas (SHUTTERSTOCK/Fedorovekb)
Foto: Ilustrasi mobil bekas (SHUTTERSTOCK/Fedorovekb)

JAKARTA – Pasar mobil bekas di Indonesia mengalami penurunan signifikan sepanjang 2025. Sejumlah pedagang di berbagai kota besar melaporkan penurunan transaksi yang cukup tajam, bahkan mencapai puluhan persen dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat banyak showroom harus mengurangi stok serta menahan pembelian unit baru dari pemilik kendaraan.

Penurunan penjualan ini dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari melemahnya daya beli masyarakat hingga meningkatnya minat terhadap skema kredit mobil baru dengan DP ringan. Selain itu, kebijakan diskon besar-besaran dari beberapa pabrikan otomotif membuat selisih harga antara mobil baru dan bekas semakin tipis, sehingga konsumen lebih memilih menambah sedikit biaya untuk mendapatkan unit baru dengan garansi resmi.

Beberapa pedagang di Medan, Jakarta dan Surabaya mengungkap bahwa jumlah pengunjung showroom turun drastis sejak awal tahun. Banyak unit yang sebelumnya cepat terjual kini harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan pembeli. “Sekarang mobil yang biasanya cuma seminggu laku, bisa sampai tiga bulan belum ada yang ambil,” keluh seorang pedagang bernama Roy di Medan.

Di sisi lain, platform jual beli online juga menunjukkan tren serupa. Data internal beberapa marketplace otomotif mencatat penurunan minat pencarian mobil bekas hingga lebih dari 30 persen. Kondisi ini membuat harga pasaran sejumlah model turun, terutama untuk segmen MPV dan SUV keluaran lama.

Para pedagang berharap pemerintah memberikan stimulus agar pasar mobil bekas kembali bergerak, seperti relaksasi pajak atau kebijakan pembiayaan yang lebih fleksibel. Tanpa intervensi, banyak showroom kecil diprediksi akan gulung tikar karena tidak mampu menahan biaya operasional.

Dengan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, pelaku usaha berharap semester kedua 2025 dapat membawa angin segar bagi industri mobil bekas yang kini tengah mengalami masa tersulit dalam beberapa tahun terakhir. (SU/PS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here