Jalankan Program PKM, Dosen Institut Kesehatan Helvetia Medan Gelar Penyuluhan Pengaruh Gizi terhadap Perkembangan Anak di Raudhatul Athfal Kota Binjai

MEDAN – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Dosen Prodi D4 Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan, turun ke lapangan untuk melakukan penyuluhan pengaruh gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak di Raudhatul Athfal Kota Binjai.

Ketua PKM, Yulida Effendi Nasution, SKM., M.Kes mengungkapkan, tema dalam penyuluhan kali ini yakni, “Pengaruh Gizi Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak di Raudhatul Athfal Kota Binjai Tahun 2021”.

“Anak merupakan generasi penerus dan merupakan tumpuan masa depan bagi bangsa dan negara. Dengan digalakannya sumber daya manusia saat ini, maka anak pun merupakan salah satu sasaran dari sumber daya manusia,” ujar Yulida Effendi.

Agar anak dapat tumbuh dan kembang dengan normal, tambah Yulida, maka peranan gizi sangatlah diperlukan dan harus diperhatikan.

“Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, seperti karbohidrat sebagai sumber energi (tenaga), protein sebagai sumber pembangun dan vitamin/mineral sebagai zat pengatur, akan membantu mencegah terjadinya penyakit, yang berakibat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak,” ungkap Yulida.

Ia menjelaskan, kegiatan PKM ini dilakukan di Raudhatul Athfal Nur Ikhlas Kota Binjai pada Rabu (17/2/2021) kemarin.

Yang terlibat dalam PKM adalah Dosen Prodi D4 Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan, dirinya sebagai Ketua PKM, anggota: 1. Syahroni Damanik, SST., M.Kes, 2. Fitriany Renata Samosir dan kegiatan ini dibantu oleh Kepala Sekolah R.A. Nur Ikhlas Kota Binjai ibu Aminah, S, Pdi.

Lebih jauh Yulida menjelaskan, status gizi pada balita perlu mendapatkan perhatian yang serius dari para orangtua, karena kekurangan gizi pada masa ini akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.

“Ukuran tubuh yang pendek merupakan salah satu indikator kekurangan gizi yang berkepanjangan bagi balita. Parameter yang cocok digunakan untuk balita adalah berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Lingkar kepala digunakan untuk memberikan gambaran perkembangan otak,” paparnya.

Kurang gizi ini akan berpengaruh pada perkembangan fisik dan mental anak. Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi sel, organ maupun individu, yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, pound, kilogram), ukuran panjang (cm, meter), umur tulang dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen tubuh), sehingga pertumbuhan dapat dikatakan bersifat kuantitatif.

Yulida menambahkan, perkembangan (development) ialah bertambahnya kemampuan (skill) dalam sruktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diamalkan sebagai hasil proses pematangan
Ada 2 faktor yang mempengaruhi proses tumbuh kembang secara optimal pada anak, yaitu:

1. Faktor Dalam (Internal)

Merupakan faktor – faktor yang ada dalam diri anak itu sendiri, baik faktor bawaan maupun faktor yang diperoleh. Termasuk disini:
a. Hal – hal yang diturunkan dari orang tua maupun generasi sebelumnya yaitu warna rambut, bentuk tubuh.
b. Unsur berpikir dan kemampuan intelektual, yaitu kecepatan berpikir.
c. Keadaan kelenjar zat – zat dalam tubuh, yaitu kekurangan hormon yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.
d. Emosi dan sifat – sifat (temperamen) tertentu, yaitu: pemalu, pemarah, tertutup dan lainnya.

2. Faktor Luar

Merupakan faktor – faktor yang ada di luar atau berasal dari luar diri anak, mencakup lingkungan fisik dan sosial serta kebutuhan fisik anak, yaitu:
a. Keluarga
b. Gizi
c. Budaya
d. Teman Bermain dan Sekolah.

Saat pelaksanaan PKM ini, para peserta sangat semangat dan antusias.

“Melalui kegiatan ini pengetahuan peserta bertambah dan dapat memahami tentang pengaruh gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak,” ujar Kepala Sekolah R. A. Nur Ikhlas Kota Binjai, Aminah, S, Pdi.

Aminah menambahkan, peserta juga sudah memahami dan dapat mengaplikasikan di rumah untuk mengatur menu makanan yang bergizi yaitu makanan empat sehat 5 sempurna atau disebut gizi seimbang. (SU/PS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here