Mhd Syafi’i : OTT KPK Lukai Hati Warga Medan

MEDAN – Pemberitaan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan dikabarkan juga menyangkut beberapa oknum pejabat Pemko Medan membuat geram Ketua Dewan Pembina Perguruan As-syafi’iyah, Mhd Syafi’i.

Mhd Syafi’i mengaku dirinya prihatin sekaligus geram akibat perilaku korup pejabat Pemko Medan. Karena beberapa hasil Pilkada di Kota Medan selalu berakhir tragis menjadi tahanan korupsi hingga membuat rakyat susah percaya pada pemimpinnya.

“Saya prihatin, sekaligus geram. Ini yang korupsi-korupsi di Medan masih juga berulang-ulang setiap lima tahun. Kita melaksanakan Pilkada tapi selalu berujung tragis di penjara dan hal ini membuat warga Kota Medan susah percaya pada pemimpinnya,” ungkapnya.

Situasi ini, menurut Mhd Syafi’i membuat potensi golput seperti pada Pilkada Medan 2015 lalu yang mencapai 75% bisa terulang. Karena rakyat menganggap keadaan akan sama saja setiap Pilkada dan nantinya ia mengaku akan fokus pada pendidikan moral di lingkungan pejabat Pemko Medan.

“Situasi seperti ini membuat potensi meningginya angka golput pada Pilkada Medan 2020 semakin tinggi. Sebagai tokoh pendidikan, ini pula yang menjadi alasan saya maju menjadi salah satu bakal calon Wali Kota Medan. Karena sejak awal saya bercita-cita membersihkan korupsi di Pemko, saya ke depannya akan menguatkan pendidikan, utamanya pendidikan moral bagi ASN-ASN di Pemko Medan dan membangun sistem yang kuat di birokrasi kita,” pungkas Mhd Safi’i.(su/ps)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here